hay.. namaku wahyu ari pratama, ini sedikit kisah tentang perjuanganku menjalani hubungan jarak jauh
kisah perjuangan ini bermula ketika pertama kali ku melihatnya ya namanya selly di sebuah acara perkemahan, dimana disana aku di undang untuk memberikan materi sedangkan dia datang sebagai tamu alumni,
pandangan pertama memang tak begitu spesial, karena aku takut, ya.. terlalu takut menjadi lelaki yang dengan mudahnya berkenalan dengan wanita secantik dia,
bebrapa hari setelah kegiatan tersebut, memang belum terlintas sedikitpun niatan untuk berkenalan lebih lanjut dengan dia, ditambah lagi dia terlihat sangat dekat dengan sahabat dekatku, dimana aku tak ingin mengulang kesalahan lampau yang dengan bodohnya kami bertengkar karna memperebutkan wanita,
waktu berlalu sampai ku tau mereka tidak memiliki hubungan spesial maka aku memberanikan diri unutk chat setiap hari, vide call bahkan sampai larut berniat untuk melakukan pendekatan
sampai ku tau kalau dia berniat melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan yang dimana menuntut dia untuk berasrama,
setelah mengetahui itu yang terlintas di otakku hanyalah mendukung penuh cita-cita dan masa depannya,
seiring waktu berjalan rasa ini mulai tumbuh, rasa sayang, rasa cinta, rasa ingin dimiliki dan memiliki semakin besar, namun rasa itu sempat ingin pudar ketika terucap kalimat darinya kalau dia ingin fokus dengan kuliah dan tak ingin mengecewakan kedua orang tuanya "sebenernya aku gak pengen mengecewakan ortu aku, pengen nyelesaiin kuliah dulu" sebutnya, namun berkat dukungan dari sahabatnya "novita" yang uda aku anggep KOALISI terbaik untuk mendapatkannya, semangat itu mulai muncul kembali,
namun pendekatan ini tidak kulalui dengan mudah, bebrapa kali sempat cobaan datang, entah rumor dia itu susah di dapatkan karna sempat beberapa kali ada yang mengejar dai namun gagal, itu semua tidak membuatku gentar, perjuangan tetap ku lanjutkan
hingga suatu malam singkat cerita pendekatanku bersamanya, aku berniat melakukan permainan kata sederhana dengannya, dimana dia harus menyebutkan kata depan dari kalimat yang aku ucapkan, dia mengerti dan permainanpun kita mulai, sampai akhir permainan aku menyebutkan "mau gak jadi pacar aku" dia menjawab "IYA" sambil tersenyum, memang bodoh ku waktu itu aku tak menyadari kalau itu bukan lagi sebuah permainan, sampai koalisi bilang "Gol, kabake kendel gati", aku langsung bengong sambil menanyakan maksudnya, ya itu memang jawaban sebenarnya bukan lagi sebuah permainan, disana aku langsung terdiam tak percaya kalau perjuanganku tak sia-sia menunggunya beberapa bulan, dan kami resmi pacaran di tanggal 28 agustus 2018, ya tanggal itu menjadi hari jadi kami, namun aku berjanji akan mengulang untuk menyatakan perasaanku, karna ku pikir gak romantis banget nembak lewat videocall hehehhe
beberapa hari setelah kita jadian dia masih berjuang untuk bisa diterima di sekolah kedinasan tadi, sampai suatu pagi aku mendapatkan kabar darinya kalau dia berhasil di terima di STTD ya sekolah kedinasan yang dia impikan
disana perasaanku bercampur aduk, senang dan juga sedih jadi satu, tentunya senang mendengar kabar wanita yang kusayang berhasil meraih apa yang dia inginkan , sedih karena aku akan menjalani hubungan jarak jauh, tanpa bisa bertemu dan berkomunikasi, namun itu semua tidak ku pikirkan, aku tetap senang melihat dia bahagia,
dan disaat itulah perjuangan kembali dimulai, perjuanganuntuk mempertahankan hubungan yang sudah kita bina, hubungan dimana komitmen mengikatnya...
sebelum dia berangkat dan kita memulai smeua ini, memang sempat kami bertemu dan menghabiskan waktu sebisa kami, mengantar dia mempersiapkan perlengkapan, potong rambut dll, semua itu untuk bisa bersama dia...
tangal 18 september, awal kita melakukan hubungan jarak jauh, dimana dia harus berangkat ke balai pendidikan, dan pastinya aku akan selalu merindukannya, sampai sekarang....
love you so much dear, KEEP SMILE IN YOUR FACE :)
No comments:
Post a Comment